Persaudaraan Madura : Ayo Dukung Irwan

09.16





"Asalnya dari mana, Dik?"

"Dari Madura"
"Wah, titip salam buat Irwan ya"
Speechless. Saat itu saya langsung terdiam, berpikir. Ibarat browser, saya masih loading, muter - muter ga jelas mencari siapa itu Irwan. Teman? Keluarga? Mantan? Hehe, mantan bukan kayaknya deh. Karena hasil loadingan saya 404 not found, akhirnya menyerah.

"Irwan?"

"Iya Irwan Dangdut Academy 2 yang dari Sumenep itu lho"
"Oalah... iya iya...", Saya sok tahu, padahal cuma ingat sekelebat dari pembicaraan orang - orang.


Selama ini saya bertanya - tanya seperti apa rupa seorang Irwan. #eaa Sampai akhirnya saya  buka akun facebook (masih zaman, iya hehe) dan di beranda terdapat postingan iklan berupa seruan untuk mendukung Irwan. Baru saya tahu sosok seorang Irwan yang sebenarnya.

This is Irwan DA2 dari Sumenep. source http://goo.gl/4Vrlar


Bagi saya, ini sungguh luar biasa. Rasanya fenomenal sekali. Saya memberi dua kemungkinan. Pertama, kehebatan branding seorang Irwan, yang ketika menyebutkan Madura langsung semua mengarah pada Irwan. Saya teringat pada sosok Anang Hermansyah. Anang sukses membrandingkan dirinya dengan tagline Jember. Ingat Jember, ingat Anang. Dan sekarang, Irwan pun berhasil membentuk branding Madura.


Kedua ini karena persaudaraan kuat darah Madura. Entah mengapa, meski Irwan dari Sumenep, pendukungnya dari ujung Kamal sampai titik Kalianget. Bahkan orang - orang Madura di perantauan pun turut mendukung Irwan. Ada rasa saling memiliki #aelah. Terbukti, ketika kemarin saya pulang kampung pas hari Jumat (15/05) begitu turun dari bis langsung disambut spanduk besar "Ayo dukung Irwan dari Madura". Wuihhh, si Irwan lagi nih.

Sekali lagi, saya ceritakan. Tak hanya di tanah Madura sendiri, di perantauan pun para sakera mendung penuh Irwan. Saat saya kembali ke kota Surabaya, tanah perantauan, setelah turun dari bis (lagi - lagi) dan memutuskan untuk naik ojek. Nah, si tukang ojek tersebut asalnya juga dari Madura.

"Dari mana Dik?"
"Madura"
"Iya, Madura mana?"
"Sampang, Pak"
"Oalah, Sampang. Kuliah di UNAIR ya?"
"Iya Pak"
"Alhamdulillah. Dik, dukung Irwan ya"

Saya hanya membalas dengan tertawa. Lagi - lagi si Irwan.

"Saya jarang nonton tv Pak"
"Loh, dukung Dik.. Irwan itu dari Madura, meskipun dari Sumenep ya tetep Madura"
Dalam hati saya berkata, hebat bener nih si Irwan, brandingnya sukses.


Kompetisi Dangdut Academy adalah ajang pencarian bakat yang pemenangnya ditentukan oleh polling SMS.  Nah, terkait dukungan lewat SMS ini nih saya sedikit trauma. Dulu, waktu ada ajang Idola Cilik 2, saya mendukung Cakka, tau lah di postingan sebelumnya.
 Sebelumnya, meski sangat mendukung Cakka saya tidak pernah mengirim SMS dukungan. Eh sekalinya ngirim pas lagi banyak pulsa malah pas hari itu Cakka tereliminasi. Sedih. Untung masih diberi kesempatan lagi karena wild card. Mungkin saya bukan pembawa keberuntungan dengan SMS. Haha. Saya cukup mendukung dengan doa saja.


Iya, saya dukung Irwan dengan doa. Juga orang Madura lainnya. Ini bukan rasis, tapi primordialis secara positif  hehe. Sukses juga dah, buat semua orang Indonesia, gini aja wes adil. Yap, sekilas info nih di petandingan volly nasional klub dari UTM (Universitas Trunojoyo Madura) berhasil melangkah ke babak final. Yey.









You Might Also Like

2 komentar

  1. itu blasteran tampaknya Nun, kyk bule..hehe

    BalasHapus
  2. Setauku asli Madura sih hehe. Putih banget emang

    BalasHapus

Silakan berkomentar, terima kasih sudah menyampaikan dengan sopan :)

My Instagram

Instagram