Ya Allah, Izinkan Hamba Mengeluh

03.18

Ya Allah
Kalau hamba berhak, izinkan hamba mengeluh.
Hamba bukan manusia tegar dan sabar seperti tokoh -  tokoh dalam sirah nabawiyah.
Memang, apa yang hamba alami tak seberat pejuang - pejuangMu di masa lalu.
 Hamba memang bermental rendah. Jika ini yang terjadi, mau Bagaimana Ya Allah.
 Hamba sadar, hamba bukan seseorang dengan cobaan sedahsyat para mujahidMu.
Ternyata benar,
Allah tidak akan memberi cobaan di luar batas kemampuan hambaNya.
 Jika saja aku diberi cobaan layaknya para pejuang dalam sirah nabawiyah, entah bakal seperti apa jadinya hamba.
 Cobaan macam ini saja sudah banyak mengeluh.
 Dasar manusia cetek.


Izinkan hamba mengeluh.
 Tentang masalah - masalah yang bahkan selalu menghadirkan peluh.
 Tentang ibadah yang masih separuh - paruh.
 Tentang pekerjaan yang menantang guruh.
 Tentang ilmu yang semakin meluruh.
 Tentang akhlak yang semakin ra weruh.
 Tentang sosial yang semakin bebas unduh.
 Tentang cinta yang, entahlah... embuh.
 Semuanya kabur, menyisakan kejanggalan dalam hati yang semakin keruh. 



Ya Allah
Memang hamba tak layak dan tak seharusnya berkeluh kesah.
 Apalagi diumbar pada media yang mampu diakses semua manusia.
Harusnya memang begitu, namun izinkan hamba mengeluh.
Pada siapa lagi hamba bisa berkeluh kesah panjang lebar.
Tak ada manusia yang benar - benar mampu mendengarkan keluh kesah apalagi untuk hal yang...absurd.
Semua manusia berpotensi untuk pergi.
Hanya pada Allah hamba bisa berpegang diri.
 Izinkan hamba mengeluh.



You Might Also Like

1 komentar

Silakan berkomentar, terima kasih sudah menyampaikan dengan sopan :)

My Instagram

Instagram