Hilang

11.20







Aku tidak mengenalnya, melihatnya pun baru saja. Aku harus berterima kasih untuk penundaan penerbangan hari ini. Mungkin sedikit kesal karena terlambat. Tapi hikmahnya
aku bisa bertemu dan melihatnya secara dekat. Meski tak sedikit pun aku berani memulai percakapan. Kami duduk bersebelahan di ruang tunggu bandara. Aku hanya berani meliriknya, sesekali. Entah dia sadar atau tidak. Yang kutahu dia sedang asyik dengan alunan lagu yang dialirkan melalui headsetnya. Hanya begitu, sampai panggilan untuk menuju pesawat mengarahkan kami semua pada tempat duduk masing - masing. Ah, ternyata aku duduk dua kursi di belakangnya. Aku hanya mampu menangkap posturnya dalam back angel. Lama aku memandangnya dalam posisi ini, tiba - tiba dia pun meoleh. kami berdua tercengang.


"Kakak", Ucapnya.


Ah, dia adalah adikku yang lama hilang. Pantas saja aku merasa memiliki ikatan batin dengannya.




#FiksiMini



You Might Also Like

6 komentar

Silakan berkomentar, terima kasih sudah menyampaikan dengan sopan :)

My Instagram

Instagram